wahyurahmaniarblog

Allah in my life


Leave a comment

Pertolongan Allah itu Dekat dan Nyata

Kalau Allah sudah berkehendak dan membantu kadang jalannya benar2 tak terduga dan lucu.

Diberikan shortcut yang bisa mngalahkan orang lain yang udah usaha tanpa Allah, walaupun kadang usaha mereka lebih2 dari yang usaha dengan Allah.

Salah satu contohnya waktu saya berhasil nyium hajar aswad, yang tadinya ga ada niatan sama skali, tapi jadi pnasaran sama teman2 rombongan umroh yang udah beberapa orang mencoba beberapa kali tapi gagal, prestasi hanya sampai menyentuh besinya.

Lalu pas tawaf wada sebelum balik ke Indonesia, saya jadi pnasaran, masa iya sesulit itu, ini kan udah di baitullah, tinggal minta sama Allah.

Tapi memang nyatanya, daerah skitar hajar aswad ga pernah sepi, dikelilingi oleh kebanyakan pria besar2. Apalah aq ini yg kecil, pendek dan lemah bgni.

Sudah berkali2 dikasih tau mutawwif, kamu itu kecil, jangan coba2 kesana, bahaya, takut ada apa2.

Tapi pas tawaf wada makin pnasaran, ini bukan masalah ambisi, tapi ini waktunya membuktikan tauhid dan kepasrahan kepada Allah. Akhirnya sambil tawaf brdoa: “ya Allah jika engkau menakdirkanku untuk mencium hajar aswad, permudahkanlah jalanku”.

Selesai tawaf mencoba nyelip2 diantara kerumunan bersama satu teman umroh, namanya mbak Mimi.

Ternyata emg ga mudah, saya tergencet didepan pagar keramik sebelah hajar aswad, orang2 yang tinggi menghalangi oksigen, sudah hampir ga bisa napas, padahal hajar aswad cuma beda sejengkal.

Mencoba minta tolong polisi yang megangin tali kiswah yang ada didepanku, tapi beliau hanya memandang dan diam saja 😂, iyalah bapaknya lagi sibuk juga.

70-malaikat-di-sekitar-hajar-aswad_1452653600Hajar Aswad berada di sebelah pintu Ka’bah 

Tapi tiba2 ada yang dorong kepala saya, masuk ke cekungan hajar aswad. Saat itu saya bingung, loh kok sudah nyium, kok ga ada yang narik2 jilbab saya, padahal dibelakang saya orang2 ramai sekali berebutan.

Berasa ada di dunia lain, suasana kyknya hening (ciyus loh).

Karena saya takut nanti ditarik2 orang, padahal saya nyium cukup lama, akhirnya saya menyingkir. Nah sekarang bingung gimana caranya kluar diantara kerumunan orang2.

Karena saya berada diposisi terjepit, tepat didepan Hajar Aswad (daerah tersebut bernama multazam, katanya dijaga oleh jutaan malaikat), saya juga tidak bisa menerobos kerumunan orang2 dan tidak ada celah sedikitpun. Akhirnya saya menjatuhkan diri, dengan harapan bisa nyelip, tapi malah jatuh tersungkur udah khabisan nafas.

Saya pikir bakal pingsan atau mati.

Alhamdulillah ga ada yang injak2, padahal dilewati orang ramai dan banyak.

Tapi saya tidak bisa bergerak sama sekali dan sudah tidak bisa bernafas. Akhirnya saya teriak dan alhamdulillah ada yang menarik saya, kalau tidak salah lihat yang menarik saya orang Arab berbaju gamis biru pakai sorban. Dan saya langsung lari ke tempat sepi, cari nafas dan minum air zamzam.

Pulang dari masjid, cerita ke mutawwif, dan beliau bilang, kamu? Skecil ini brhasil? Benar2 mukjizat itu.

Dan ternyata teman saya mbak Mimi, muter2in kabah nyari2 saya sambil mnangis, tanpa sadar dia terdorong2 dan mencium hajar aswad juga. Cuma saat itu posisi mbak Mimi berada dipinggir kiri Hajar Aswad jadi masih ada celah untuk bergerak, dan dengan badannya yang tinggi beliau masih bisa bernafas, tapi alhamdulillah saat itu beliau juga dibantu untuk keluar dari kerumunan.

Masya Allah.

Dan sebenarnya saya pergi umroh itu bukan dalam keadaan berlibur. Saya juga harus menyelesaikan paper untuk conference saya ke Jepang, itupun sudah kena omel professor berkali2, dan saya harus belajar karena sepulangnya ke Taiwan saya dihadapkan dengan deadline paper dan ujian kualifikasi.

Fyi, ujian kualifikasi itu adalah ujian yang harus ditempuh oleh mahasiswa S3 atau PhD sebagai syarat kelulusan. Di jurusan saya ada 4 mata kuliah wajib yang harus diujikan dan bisa dicicil ujiannya tiap semester. Hanya saja untuk satu mata kuliah cuma boleh gagal 2x, setelah itu tidak boleh mengambil mata kuliah itu lagi, dinyatakan lulus dengan nilai minimal 70. Ujian kualifikasi ini biasanya soal2nya lebih sulit daripada final exam.

Nah ketika pulang ke Taiwan, saya hanya punya waktu skitar 4-5 hari untuk menyelesaikan deadline paper dan belajar untuk ujian 6 bab. Dimana satu bab pun belum saya sentuh, dan teman lab saya yang sudah belajar 2 mingguan saja blum juga selesai.

Akhirnya saya kebut dan mencoba fokus belajar, sampai saya hanya mampu belajar 5 bab saja itupun blum khatam, tidur stelah subuh, padahal ujian jam 8 pagi.

Saat itu saya benar2 pasrah, dengan kondisi tidak tau juga ujian open atau close. Saya bawa contoh2 soal dan jawaban yg saya punya, dengan harapan siapa tau ujian open book.

Dan alhamdulillah, ternyata ujian open book, soal2nya sama persis dg contoh2 yang saya punya. Alhamdulillah, benar2 hal yang tak terduga, prtolongan Allah begitu dekat. Saya lulus ujian dengan nilai 90an.

Teman lab saya bilang, you’re so lucky. Sayangnya dia atheis, jadi kalau saya ceritakan pun mungkin ga percaya hehee.

Padahal semester berikutnya, teman lab saya yang lain mengambil ujian yang sama, yang ternyata close book dan soalnya lebih sulit dari final exam. Hehee.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati dosen yang membuat soal untuk memberikan ujian open book dan sesuai contoh2 soal. Waktu itu sempat mikir, jangan2 bapaknya lagi sibuk, ga sempat buat soal yang lain, biasanya bapaknya creative klo buat soal pas ujian.

Trus nasib paper saya gmn? Alhamdulillah deadline paper diundur cukup lama, selesai ujian saya menyelesaikan paper setiap hari dengan diomelin professor setiap hari juga.

Hehe, tapi worth it kok, jadi kangen dengan omelanmu Prof 😂.

Sungguh segala sesuatu terjadi bukan karena usaha kita semata, tapi karena izin dan kehendak Allah.


4 Comments

Conference di Jepang 2015

Saya mau berbagi pengalaman conference di Jepang bulan Juli tahun 2015. Conference yang saya ikuti adalah ICSSE (International Conference on System Science and Engineering) 2015, di Iwate University, Morioka, Japan.

Apa sih itu conference dan bagaimana cara mengikutinya?

Conference atau seminar international, sebelumnya kita harus membuat paper (journal) sesuai dengan topik conference yang akan kita ikuti. Biasanya pendaftaran dilakukan beberapa bulan sebelum hari-H conference.

Kita bisa mencari negara, kota, dan topik untuk conference yang ingin kita ikuti. Beberapa conference ada yang meminta hanya abstrak tapi ada juga yang meminta full-paper untuk mendaftar. Klo ICSSE yang saya ikuti kemaren minta full-paper. Buat abstract/paper sesuai dengan syarat conference dan kita daftarkan (submit), kemudian kita akan diberitahukan lewat email apakah paper kita diterima atau tidak.

Jika diterima maka kita harus menyelesaikan paper sesuai dengan deadline yang telah ditentukan kemudian akan di review dan revisi sampai selesai😀

Bagaimana dengan biaya?

Nah, di Taiwan ada yang namanya MOST (Ministry of Science and Technology) yang bisa memberikan support dana untuk conference. Kebetulan saya mendapatkan tiga sumber dana dari MOST, dari TASSE (Taiwan Association System Science and Engineering) dan dari professor atau lab saya tentunya.

Tapi belum tentu semua dapat, biasanya klo PhD student bisa lebih mudah mendapatkan support dari MOST.

Kemaren saya waktu daftar MOST salah pilih bidang (image processing), kebetulan professor saya ahli di bidang system control, jadi saya tidak mendapatkan rekomendasi dari reviewer, karena untuk bidang image processing tidak ada yang kenal dg prof saya.

Akhirnya saya ya sudah ikhlas mau bagaimana lagi, sudah tidak bisa mendaftar MOST, jadi saya pikir ya sudah saya akan berusaha bayar sendiri.

Setelah ikhlas dan pasrah, alhamdulillah, ternyata saya masih bisa mendapatkan support dari MOST karena lab saya mendapatkan bantuan dana research dari MOST. Jadi kegiatan conference saya bisa dimasukkan ke dalam biaya research. Alhamdulillah.

Allah menguji kesabaran hamba-Nya tapi kemudian memberikan berkali-kali lipat dari yang diharapkan, karena biasanya dari total biaya yang didapatkan kita masih harus membayar sekitar 30% dari keseluruhan biaya (tiket PP, hotel, dan biaya pendaftaran), kemaren saya alhamdulillah malah surplus lumayan banyak bisa untuk beli oleh2 dan ditabung😀.

Klo conference dari Indonesia saya kurang tau, klo untuk dosen mungkin bisa di support oleh universitas, nah untuk mahasiswa kayaknya agak susah😀.

Oh ya ini abstract dari paper saya kemaren:

A Novel Object Detection Method Based on Fuzzy Sets Theory and SURF

Abstract. In this paper a novel object detection with the combination of fuzzy concepts and SURF is presented. This method contains several steps which are fuzzy C-mean (FCM) clustering, Gaussian filter, edge detection and speed-up robust feature (SURF). The image contains the target object which can be taken from a camera more than 2 meters away.  SURF is used to detect the feature points and extract the feature descriptor that shows an excellent performance on robust and accurate object detection; however, it is prone to fail when the target object is rather far away from the camera such as the distance more than 2 meters. The proposed method addresses to solve the problem that is achieved by some pre-processing for the image as follows. Using FCM to shows up the colorful parts and using fuzzy inference system (FIS) to detect the edges in the image. The above two processes can improve the accuracy of feature detection and reduce the calculation of the descriptor in SURF. The experiment shows the proposed method performs the target extraction efficiently and accurately with the distance 2 meters between the target object and the camera.

Keywords. Fuzzy C-Mean; Fuzzy Inference System; Edge detection; Object detection; Speed-Up Robust Feature

Saya melalukan enhancement atau perbaikan pada image sebagai pre-processing sebelum mengaplikasikan speed-up robust feature (SURF), karena image yang saya gunakan adalah low-resolution image yang dihasilkan dari wireless camera untuk aplikasi robotic.

Klo mau lihat metode dan hasil bisa download PPT saya berikut ini: A Novel Object Detection Method Based on Fuzzy Sets Theory and SURF

Semoga bisa digunakan untuk pembelajaran (klo ada yang kurang jelas bisa dipelajari di GOOGLE hehee :D), jangan digunakan untuk komersil ya hahaa.

Suasana waktu conference:

CIMG2634 copy

JpegDinner dan hiburan setelah conference:

Jpeg

Jpeg

Kemudian apa conference itu cuma seminar aja? tentu tidak😀

Niat sebenarnya adalah untuk jalan2 hahaaa😀

Berikut beberapa tempat menarik yang saya kunjungi seputar Sendai, tapi saya lupa nama2nya, jadi lihat fotonya aja ya😀.

Pantai dan kuil di Sendai:

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Temple di Morioka:

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Bersama Professor dan rombongan dari Taiwan:

12164439_10153393507099580_745970104_o

Old Temple:

Jpeg

Jpeg

Nyobain kapal keliling pulau tapi ketiduran:

Jpeg

Old Station:

Jpeg

Samurai:

Jpeg

Jpeg

Nyobain Shinkansen😀

Untuk shinkansen ini saya beli tiket JR-pass yang bisa digunakan keliling East Japan (Tokyo – Sendai) selama 5 hari, ga cuma shinkansen tapi beberapa kereta local juga bisa menggunakan tiket ini.

11798171_10153393498279580_1637155313_n

Di Iwate University ternyata ada professor dari Indonesia Bapak Oky Dicky Prima Ardiansyah, beliau sudah lama menetap di Jepang, senang sekali bisa bertemu dan mengobrol dengan beliau.

Jpeg

Oh ya untuk oleh2 di Jepang terbilang cukup mahal, sekitar 300-500 yen atau 30-50rb rupiah. Sbaiknya klo beli oleh2 sambil jalan2 dicicil, apalagi klo nemu yang murah jangan ragu untuk membeli hahaa😀

Bisa juga beli tempelan kulkas yang sekitar 500 yen isi 3 biji, klo di Sendai kemaren banyak boneka lucu dan pedang2an katana, miniatur shinkansen juga lucu.

Jpeg

Satu lagi yang menarik, waktu nemenin temen dari Taiwan beli jam Casio, ada proyektor yang dibuat lucu dan seolah bisa ngomong, bahasa bisa diganti dan “orangnya” disesuaikan dengan bahasa yang dipilih😀.

Jpeg

Bonus, boneka kucing lucu bisa menari:


1 Comment

Umroh Pertama 2015

indexAlhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur yang tiada henti kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan rezeki-Nya, sehingga saya diberikan kesempatan untuk datang ke dua kota suci-Nya, yaitu Madinah dan Mekkah, untuk menunaikan ibadah umroh.

Sebenarnya sudah cukup lama dulu tahun 2008 saya pernah bermimpi datang ke baitullah, sejak itu sering browsing2, cari2 harga umroh. Tapi rasanya dulu belum mampu dan masih sangat jauh untuk pergi kesana.

Tapi memang, ketika Allah sudah berkehendak, tak ada yang bisa menghalangi, dan sebaliknya jika Allah tidak meridhoi, tak ada yang bisa memberikan jalan.

Tadinya saya mau menabung dari bulan September 2014 sampai April 2015 untuk menunaikan umroh pada bulan Juli, tapi siapa sangka, tiba2 asisten professor saya datang dan memberitahukan bahwa beasiswa saya diberikan hingga bulan April, alhamdulillah baru niat sudah dilancarkan oleh Allah.

Mulai mendekati tanggal 15 Februari saya mulai menata hati, jangan sampai tersia2kan waktu2 istimewa disana dg pikiran yg tidak2, menata sikap, dan tentunya menulis doa-doa secara detail.

Saya menggunakan jasa travel Al-Alamain Nusantara yang bertempat di Bintaro, Tangerang. Alhamdulillah orang2 travelnya masih muda2 dan cekatan, sehingga walaupun saya berada di Taiwan, segala urusan administrasi bisa ditangani dengan baik dan cepat tanpa kekurangan apapun, terima kasih kepada Al-alamain, mas Rizky, mbak Lia, mbak Jihan, dan mas Ziad yang sudah sangat membantu persiapan2 saya dan byk kemudahan2 yg diberikan alhamdulillah, semoga lancar dan sukses terus travelnya.

Ketika perjalanan dari Jakarta sampai Arab Saudi, jamaah dibimbing oleh mas Ziad, jadi alhamdulillah jamaah tinggal santai2 heheee, semua sudah ada yg mengurusi, kita tinggal mengikuti arahan. Termasuk ketika di Madinah dan Mekah ada ustadz2 yang membimbing jamaah untuk beribadah, dan ketika dalam perjalanan ada yang bisa nyeritain sejarah tempat2 yang kita lewati.

Oh ya, sebelum sampai ke Arab Saudi kita transit satu malam di Srilanka, lumayan melihat2 pemandangan negara lain, berikut penampakannya:P_20150216_090306_1Jpeg

JpegJpeg

Selama dua hari kami berada di Madinah dan masya Allah saya merasa sangat  nyaman sekali. Jarak dari hotel ke Masjid Nabawi cukup dekat sekitar 100 meter, selama perjalanan ke masjid ada byk pedagang di kanan kiri jalan yang ramah2 dan pintar2 bahasa Indonesianya. Masjid Nabawi walaupun sangat luas tapi entah kenapa saya tidak lelah untuk berjalan2 menelusurinya, dan masjid sangat bersih sampai pelataran dan toiletnya. Kita akan cukup sering bertemu dengan orang2 Indonesia, entah jamaah, pedagang, atau petugas2 didalam masjid.

P_20150217_082029_1_1

JpegP_20150217_035742_LLJpeg

Pertama kali sholat di dalam masjid Nabawi saya sangat terharu ya, langsung banjir airmata, tak henti2nya shalawat kepada rasulullah, karena di dalam masjid ini terdapat makam rasulullah, makam Abu Bakar, dan Umar bin Khatab. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa sholat didalam Masjid Nabawi mendapatkan pahala 1000 x lipat dibandingkan masjid2 lain, kecuali Masjidil Haram yg pahalanya 100rb x lipat dibandingkan masjid2 lain.

Didalam masjid Nabawi ini terdapat raudhah yang berarti taman surga. Tempat yang sangat mulia itu merupakan tempat Rasulullah SAW beribadah, memimpin sholat dan menerima wahyu. Dahulu ‘Raudhah Nabi’ ini adalah ruang diantara mimbar dan kamar Rasulullah di dalam masjid Nabawi.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:
Antara mimbarku dan rumahku merupakan taman dari taman-taman syurga” (HR. Al Bukhari & Muslim)

Nah, raudhah ini kalau untuk pria terbuka 24 jam, tapi untuk wanita hanya di waktu2 tertentu saja. Jadi ketika saya dan jamaah rombongan datang ke raudhah ini, cukup lama antri dan harus desak2an. Raudhah ditandai dengan karpet warna hijau (karpet2 lain berwarna merah), ketika kita sudah menjejakkan kaki ke dalam raudhah dianjurkan untuk sholat 2 rakaat dan berdoa, karena ini merupakan salah satu tempat mustajab yang doanya langsung sampai ke Allah tanpa perantara.

Tapi memang untuk wanita cukup sulit, karena tempatnya kecil dan yang datang banyak dan desak2an, hampir tidak mungkin untuk dapat melaksanakan sholat, disinilah kesabaran dan tawakal kita diuji. Sebelum masuk ke raudhah ini saya banyak2 berdoa, semoga jika Allah takdirkan saya untuk sholat dan berdoa disini semoga dimudahkan, dan alhamdulillah kesampaian.

Ketika kita sholat akan banyak yang mendorong atau lewat2 didepan, apapun yang terjadi jangan batalkan sholat kita, dan berusaha minimal berdoa klo misalnya tidak kebagian tempat untuk sholat.

Oh ya saran saya, klo mau berbelanja sebaiknya di Madinah dan Jeddah saya, selain lebih banyak pilihan juga lebih murah. Kalau di Mekkah selain karena Masjidil Haram sangat luas, kita akan lebih byk beribadah dan ga akan sempat berbelanja, tenaga sudah terkuras, selain itu pilihannya lebih sedikit dan lebih mahal.

Suasana jalan menuju Masjid Nabawi ke hotel dg byk pedagang yang jadi godaan utama kaum wanita hehee😀

Suasana masjid Nabawi:

Berikutnya perjalanan ke Mekkah, nah selama disini dari hari pertama mata saya sudah sembab ya, sangat terharu, menginjakkan kaki di masjid luar biasa tempat bersejarah para Nabi; terdapat ka’bah yang menjadi kiblatnya umat muslim untuk beribadah dan saya yang biasanya menggunakan aplikasi untuk petunjuk arah ka’bah sekarang saya berada dihadapannya masya Allah; dan berbagai tempat2 mustajab didalamnya.

Untuk umroh pertama niat/miqat dilakukan dari Bir Ali, karena sekalian perjalanan dari Madinah ke Mekkah dan sepanjang perjalanan dianjurkan untuk sebanyaknya2nya membaca talbiyah, yatu:

index

Labbaikallahumma Labbaik
Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik
Innalhamda Wan Ni’mata
Laka Wal Mulk
Laa Syarikalak

Artinya:

Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu.

Jangan lupa ya sambil ditadaburi, diresapi arti dan maknanya, disertai rasa syukur betapa Allah telah memberikan karunia-Nya berupa kesempatan untuk datang ke baitullah-Nya, nikmat iman dan rezeki, disertai dengan kepasrahan dan tawakal kita.

JpegJpegJpegJpeg
Nah, didalam Masjidil Haram ini kita akan mulai merasakan klo ada pikiran2 aneh akan segera dibalas, so jaga hati dan pikiran ya.

Alhamdulillah, ketika melaksanakan umroh pertama kali jatuh pada malam jumat yang insya Allah pahalanya setara dengan naik haji. Di hari kedua, alhamdulillah saya bisa umroh badal untuk almarhum ayah saya. Selama kita di Mekah, klo mampu coba untuk badal atau menggantikan ibadah umroh untuk orangtua atau kakek-nenek atau saudara2 kita yang telah meninggal dan belum sempat pergi ke baitullah.

Rukun umroh tatacaranya sebagai berikut:

1) Niat / miqat, biasanya mengambil niat dari masjid-masjid terdekat, seperti masjid Aisyah.

2) Tawaf di Baitullah (mengitari ka’bah 7x sambil melafadzkan doa2, baik dengan bahasa arab maupun bahasa Indonesia)

3) Sa’i di antara Bukit Safa dan Marwah.

4) Memotong rambut / tahalul

5) Tertib

Tawaf dilakukan mulai dari Rukun Hajar Aswad, yaitu pojokan ka’bah yang terdapat batu Hajar Aswad, ditandai dengan lampu hijau di ujung tempat tawaf. Karena kita hampir tidak mungkin menyentuh Hajar Aswad, karena ada begitu banyak orang, maka kita arahkan tangan kanan sambil seolah menyentuh Hajar Aswad sambil mengucap bismillahi allahuakbar, kemudian mencium tangan kita.

Diantara Hajar Aswad dan pintu ka’bah itu dinamakan multazam, salah satu tempat paling mustajab didunia ini yang dijaga oleh jutaan malaikat dan doanya langsung sampai kepada Allah SWT tanpa penghalang. Nah sambil tawaf, kita sambil terus berdoa apa aja, khususnya ketika melewati multazam ini berdoalah yang penting2 utk dunia akhirat.

Jaga stamina, obat2an dan counterpain jangan lupa ya hehee, soalnya kita akan banyak jalan, dari gerbang Masjidil Haram menuju tempat sholat saja bisa lebih dari 1 km, untuk tawaf dan sa’i bisa 3-4 km.

Suasana di dekat Ka’bah lantai 2:

Selain berdoa di multazam, kita dianjurkan untuk sholat 2 rakaat di Hijr Ismail yang pahalanya setara dengan sholat di dalam ka’bah, dan tempat yang paling rame incaran banyak orang adalah Hajar Aswad.

2012-05-23-817images

Sebenarnya saya tidak banyak tau tentang Hajar Aswad, saya hanya tau klo orang2 banyak yang berusaha (bahkan berebutan) untuk menyentuh dan menciumnya.

Rasulullah saw bersabda,
Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak Adamlah yang menjadikannya hitam

Dosa-dosa kita saja bisa menghitamkan batu apalagi hati kita, selama berada di Madinah dan Mekkah, apalagi ketika melakukan rangkaian ibadah umroh, sebanyak2nya kita harus memohon ampunan atas segala dosa, insya Allah umrohnya mabrur dan kembali bersih seperti bayi yang baru dilahirkan.

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai Hajar Aswad, “Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya.” (HR. Tirmidzi no. 961, Ibnu Majah no. 2944 dan Ahmad 1: 247. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan dan Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

Pengalaman mencium Hajar Aswad :

Setelah tawaf wada atau tawaf terakhir sebelum pulang ke tanah air, saya dan teman saya yang tinggi namanya Mbak Mimi, berdoa di multazam (antara hajar aswad dan pintu ka’bah) sambil melihat kemungkinan untuk dapat menerobos masuk kerumunan didepan hajar aswad. Dari situ saya mencoba menyempil sedikit demi sedikit, ketika sudah menyentuh bagian luar atau besi hajar aswad saya merasa sudah cukup karena kondisi jg semakin terdesak, tidak bisa semakin dekat hajar aswad tp jg semakin sulit untuk keluar. Nah saat itu saya terpisah dengan teman saya, dia tergeser ke kanan pagar marmer depan pintu ka’bah, sedangkan saya semakin terdorong ke depan. Dengan badan saya yang pendek ini, orang2 disekitar saya menjadi penghalang udara, sehingga nafas saya semakin sulit sedangkan saya jg tidak cukup kuat untuk melawan orang2 yang mendorong saya, yang rata2 pria dan besar2.

Melihat saya seperti itu teman saya berteriak2, ‘sudah jangan memaksa, sudah balik saja’, padahal saya jg udah ga maksa, saya udah ga tau harus apa, waktu itu saya hanya berusaha mencari nafas, akhirnya saya agak naik ke gundukan sebelah hajar aswad, tp krn bentuknya lingkaran jd agak sulit utk ditanjak, tp lumayan dapat sedikit udara. Disitu saya sudah bingung, hajar aswad ada disebelah saya tp saya pun tidak dapat menciumnya, krn orang2 masih berebutan saling tarik menarik (yg rata2 pria) dan saya pun sudah tidak bisa keluar.

Entah kapan, tiba2 ada yang mendorong kepala saya masuk ke dalam wadah hajar aswad, saat itu saya rasakan hening seolah ada di dunia saya sendiri, orang2 tidak ada yg menarik2 kepala saya, saya terdiam sejenak mencoba mnsyukuri bahwa saya sudah berhasil menciumnya dan ada dihadapannya. Tapi saya tidak lama2, karena saya sadar diluar orang2 masih berebutan (walaupun entah kenapa tidak ada yang menarik2 saya).

Sekarang saya bingung bagaimana caranya keluar, akhirnya saya memilih untuk menjatuhkan diri dg harapan bisa merangkak keluar dari kerumunan. Ternyata kerumunan begitu padat, bahkan saya tidak bisa bergerak. Walaupun dalam kondisi jatuh tersungkur di lantai, alhamdulillah saya tidak merasakan ada yang menginjak2 saya, tapi nafas saya sudah sangat limit, saya rasakan sudah sgt sulit untuk bernafas, disitu saya berpikir, Ya Allah apa saya harus mati disini, apa saya harus pingsan, tapi saya pikir saya tidak mau dua2nya, pasti Allah menolong saya. Kemudian saya berteriak dan alhamdulillah dari depan saya ada pria arab yang menarik saya keluar dari kerumunan. Setelah itu saya langsung berlari ke pinggir tempat tawaf, duduk, mencari udara dan minum air zam2.

Setelah itu saya berdoa: Ya Allah, semoga tahun depan dan tahun2 berikutnya baitullah-Mu menjadi lebih baik, dan semoga orang2 yang datang kesini bisa lebih mudah untuk mencium hajar aswad dan sholat di Hijr Ismail.

Semoga doa saya terkabul, aamiin. Doa saya itu merupakan salah satu keprihatinan saya atas kesulitan yg amat sgt utk mendekati Hajar Aswad dan Hijr Ismail, yg bahkan mungkin sudah byk korban pingsan atau bahkan sampai meninggal dunia. Tapi pastinya Allah punya rahasia-Nya sendiri untuk orang yang meninggal disana, bisa jadi karena memang sudah waktunya.

Harapan saya setelah ibadah umroh ini, semoga iman saya terus meningkat ga turun naik lagi, bisa lebih khusyuk dan tepat waktu dalam sholat, bisa lebih rajin dengan sholat2 sunnah dan puasa sunnah, semoga suatu saat dimudahkan untuk menghafalkan alqur’an, semoga semua doa2 saya dan doa2 teman2 saya diijabah oleh Allah SWT, dan semoga para pembaca yang belum pernah ke baitullah diberikan kesempatan dan rezeki untuk melaksanakan umroh/haji, aamiin ya rabbal alamin.

Bonus :

Jabal Uhud

JpegJpeg

Jabal Rahmah
JpegJpeg


Leave a comment

Bazaar NCU

Pada dies natalis NCU atau National Central University 国立中央大学, Zhongli, Taiwan, 24 Mei 2014, Persatuan Pelajar Indonesia atau PPI NCU ikut meramaikan dengan membuka stand bazaar.

Kita membuka 3 stand, stand pertama NCU MC atau Muslim Club. Di stand ini kita menyiapkan baju-baju muslim untuk pria dan wanita bagi siapa saja yang ingin mencoba, tentu saja akan dibantu untuk memakainya, dan ternyata orang-orang Taiwan sini cukup tertarik untuk tampil beda mengenakan baju muslim. Kita juga menyediakan jasa gratis untuk membuat kaligrafi nama, cukup susah sih menulis nama china ke dalam huruf arab😀. Dan yang paling banyak diminati adalah inay atau henna, mungkin karena seperti tattoo dengan motif yang cantik (sulur, daun, dan bunga2), ladies2 Taiwan maupun student international lainnya tertarik untuk mencoba, dan tentu saja gratis😀.

Stand kedua, kita menjual aneka macam souvenir dari indonesia, ada gantungan kunci, dompet batik, seruling mainan, dan kopi aceh. Di stand ini kita memperkenalkan permainan tradiotional seperti lompat tali karet, bekel, yoyo, dan congklak.

Stand ketiga, ini yang paling menarik, karena kita menjual makanan Indonesia, hehee😀. Pembelinya bukan saja pengunjung bazaar tapi juga anak2 Indonesianya sendiri :p. Karena makanan2 dan cemilan kita beli dari warung Indonesia yang ada di dekat kampus. Ada bakwan, risoles, pastel, putu ayu, klepon, mie aceh, pisang ijo, dan es buah, nah klo pisang ijo dan es buah ini panitia membuat sendiri😀.

Berikut penampakan kondisi bazaar yang sangat heboh jika dibandingkan dengan stand2 dari negara lain hehee :p

Sudah seperti semacam festival Indonesia,,,hahaaa :p

Semoga ini dapat menjadi salah satu kontribusi memperkenalkan Indonesia dan Islam di mata dunia😀

bazaar


Leave a comment

Happy Birthday to Me

Terima kasih kepada Allah SWT yang masih memberikan kesempatan umur sampai 27 tahun dan entah sampai berapa tahun saya tidak tahu, hanya Allah yang tahu…

Semoga saja ketika waktunya tiba, saya sudah siap dunia akhirat, sudah bersih dari segala dosa dan dimasukkan surga tanpa hisab, aamiin,,, Semoga saja, krn surga itu kita dapatkan bukan karena usaha kita, tp karena rahmat Allah semata.

Di umur saya yg ganjil 27 tahun ini (bukan angka genap soalnya :p), semoga tahun ini saya bisa menikah…

Semoga umur2 sisa ke depan semakin barokah…

Semoga Allah mengampuni dosa2 saya 27 tahun kebelakang yg telah lalu…

Semoga dosa2 saya kepada orang2 lain yg pernah dg sengaja atau tidak sengaja saya dzalimi diampunkan, semoga yg masih ada rasa benci, yg pernah saya rugikan, yg pernah saya sakiti saya mohon maaf sedalam2nya kepada semuanya,,,

Semoga semuanya ridho dan mau memaafkan saya.. aamiin

Semoga saya kelak bisa memperbaiki ibadah saya yg jauh dr sempurna, semoga bisa istiqomah melaksanakan sholat2 sunnah, mengaji dan hafalan alquran…

Rasanya saya blum siap utk mati jika belum menjadi penghafal alqur’an, cita2 saya dari dulu… Doakan ya doakan smuanya XD…

Semoga Allah mudahkan, aamiin…

Dan terima kasih utk teman2 semuanya dari Indonesia, teman2 lab, dan teman2 mancanegara (go internasional critanya :p) yg telah memberikan ucapan dan doa, semoga doa2 indah dari kalian diberikan kpd kalian juga,,, aamiin…

Especially, buat teman2 lab terima kasih sudah mentraktir makanan favorit saya, pizza seafood😀

Gambar


3 Comments

Belajar Tauhid dari Ustadz Yusuf Mansur

IMG_0563

Saya sering melihat Ustadz YM di TV tp jarang sekali benar-benar memperhatikan isi ceramah beliau, saya benar-benar mulai mengenal beliau ketika membeli bukunya yang berjudul Keajaiban Sedekah. Buku tersebut sangat bagus sekali, diterangkan dengan jelas dan mengena mengenai keajaiban sedekah, juga disertai dengan kisah-kisah nyata, setelah membaca buku tersebut saya semakin yakin tidak ragu sedikitpun untuk mempraktekkannya.

Saya adalah seorang wiraswasta yang menjual komponen dan modul-modul pembelajaran elektronika, serta saya juga mengerjakan proyek dibidang elektronika dan pemrograman. Saya mulai merintis usaha sejak lulus S1, waktu itu bahkan saya belum mengenal ustadz YM, hanya bermodal keyakinan pada Allah saya selalu meminta rezeki minimal 1 juta perbulan untuk hidup saya. Dan Allah mengabulkannya secara continuous sesuai dengan permintaan saya, tidak kurang dan tidak lebih. Kemudian saya mencoba meminta rezeki minimal 2 juta perbulan, begitu juga Allah mengabulkannya secara continuous, tidak kurang dan tidak lebih.

Setelah saya membaca buku Keajaiban Sedekah ustadz YM, dikatakan saya harus menjemput rezeki dengan sedekah dan shalat dhuha. Waktu itu saya bekerja sendirian, terkadang bekerjasama dengan teman, bahkan tidak dapat terpikirkan sedikitpun bagaimana caranya saya bisa mendapatkan rezeki lebih dari 2 juta rupiah. Tapi saya yakin, jalan keluar dari Allah itu luar biasa, tidak sama dengan pemikiran manusia yang terbatas. Akhirnya sambil mencoba mempraktekkan sedekah dan shalat dhuha, saya meminta rezeki lebih dari 3,5 juta perbulan. Selama 2-3 bulan Allah mengabulkannya. Lalu saya berpikir, apa berarti Allah mengabulkan sesuai dengan yang kita minta, karena ketika saya meminta rezeki sekian, saya dapatkan sekian, tidak kurang dan tidak lebih. Kemudian sambil terus meningkatkan sedekah, saya meminta rezeki yang terus meningkat 5-7 juta perbulan, dan Alhamdulillah Allah mengabulkannya.

Tapi, jalan saya tidak terus menerus lancar dan mulus. Pada tahun 2013 kemarin, saya mengalami cobaan yang menurut saya paling berat selama ini, ustadz YM pernah mengatakan itu adalah kondisi ‘mentok’. Saya mengalami ‘mentok’, rasanya benar-benar jatuh, saya merasa semua yang sudah saya lakukan sia-sia belaka, saat itu saya benar-benar menyadari bahwa semua adalah milik Allah, dan hanya kepada-Nya lah saya seharusnya bergantung dan berharap. Entah ujian atau azab, memang hal itu terjadi karena kesalahan saya juga yang mungkin telah mengecewakan Allah.

Kondisi saya saat itu benar-benar bingung, tidak tau harus bagaimana, tapi saya tau hanya kepada Allah lah saya harus mengadu. Saya terus berdoa, meminta, menanti jawaban dari Allah. Saya yakin ada hikmah dibalik semua peristiwa.

Saat itu, saya sangat jarang mendengar ceramah ustadz YM, saya hanya membaca tausiyah-tausiyah beliau dari twitter. Tapi tidak disangka-sangka, kemudian saya bermimpi, dalam mimpi itu saya harus mencari ustadz YM, kemudian saya menelusuri sebuah jalan untuk mencari ustadz, sampai akhirnya saya temukan, tapi kemudian saya terbangun. Lalu saya bingung, apa maksud dari mimpi itu, apa saya harus menemui ustadz atau bagaimana.

Kemudian secara tidak sengaja ketika membuka youtube, ada video ceramah  ustadz YM, setelah saya tonton, saya merasa ‘tersindir’, seolah ustadz menyadarkan saya secara tidak langsung. Saya sering menangis melihat ceramah ustadz, saya benar-benar merasa sudah ditegur oleh Allah, tapi saya bersyukur Allah telah menyadarkan saya melalui ceramah-ceramah ustadz. Setelah itu sedikit demi sedikit saya mulai bangkit, saya mulai menyadari hikmah dari semua kejadian ini, saya juga terus menonton video-video ceramah ustadz, karena isi ceramah dari ustadz sangat mengena dan menguatkan saya.

Saya banyak belajar dari ustadz, terutama tentang tauhid, saya menjadi benar-benar paham apa itu tauhid, dan saya juga selalu melatih tauhid saya dalam kehidupan sehari-hari. Memang terkadang kita tidak sadar ketika mengharapkan orang lain, bukan mengharapkan Allah, ketika mengadu kepada orang lain, bukan kepada Allah, ketika meminta pertolongan kepada orang lain, bukan kepada Allah. Saya terus belajar dan terus menyadari kesalahan-kesalahan saya, penyebab semua teguran-teguran dari Allah.

Dibalik kesulitan ada kemudahan-kemudahan, itulah yang saya dapatkan. Setelah ujian demi ujian, Allah memberikan saya kesempatan untuk menempuh pendidikan S2 di luar negeri, di Taiwan.  Saya merasakan ada banyak kemudahan mulai dari saya mendaftar, persiapan keberangkatan, sampai ketika saya telah sampai di Taiwan. Dan saya masih terus mendengarkan ceramah ustadz disini.

Lalu tidak disangka-sangka, ternyata ustadz kemudian datang untuk ceramah di daerah Longgang, Taiwan, dekat dengan kampus saya, dan yang lebih istimewa lagi ternyata ustadz berkenan untuk datang ke kampus saya, NCU (National Central University). Akhirnya saya pun dapat bertemu, mengobrol, dan mendengarkan ceramah ustadz secara langsung.

Pertemuan dengan ustadz YM cukup lucu, saya waktu itu bertugas untuk menyiapkan video recorder, kebetulan perlengkapan terbatas, dan ternyata saya lupa mengambil driver di lab saya. Jam sudah menunjukkan pukul 17:00 waktu Taiwan, sebentar lagi ustadz akan datang, dan ternyata benar, saya baru saja mau dibonceng teman saya naik sepeda (saya ga bisa naik sepeda), ternyata ustadz sudah datang dan malah memoto saya, yang kemudian fotonya diupload di twitter ustadz. Waktu melihat ustadz datang saya panik, video belum siap dan saya tidak sedang memegang kamera untuk memoto ustadz, malah ustadz yang memoto saya. Tapi saya senang, saya jadi bisa foto bareng dan diajak ngobrol sama ustadz.

 


Leave a comment

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus (2)

Sebelumnya sbg pengingat buat semua, saya anak Elektro,,, bukan computer science😀

 

Sebagai seorang anak yg brjuang sendiri, yg saya andalkan selalu hanya Allah dan Allah,,,

Maka stiap kputusan saya tanyakan kpd Allah dan setiap masalah saya katakan kpd Allah…

That’s why,,, judulnya kyk diatas😀

 

Saya dulu mungkin telat belajar membuat2 project dibandingkan dg teman2 saya,

knp?

karena sbg mahasiswa elektro yg butuh komputer dlm ksehariannya utk membuat program atau membuat rangkaian, saya tidak punya,

sampai akhirnya Allah berikan rezeki utk membeli sendiri di semester 5…

Ya beli sendiri😀

 

Apakah saya kerja? tidak…

Lalu rezeki darimana?

Alhamdulillah “dipaksa” ikut turnamen catur se-Yogyakarta dan juara 3😀.

Allah selalu memberikan rezeki dari arah yg tidak disangka2.

 

Lalu, begitu gembiralah saya, mngkin buat mahasiswa lain yg orangtuanya berkecukupan ini hal yg biasa bgt,,, tp buat saya ini kyk mimpi yg trwujud…

 

Dan mulailah saya belajar dan terus belajar, menyusul ketertinggalan saya dg teman2 yg lain…

Segala apa yg bisa saya pelajari,,,, spt desain, program, rangkaian, dsb…

 

Ternyata saking semangatnya belajar, saya hampir menyusul teman2 saya yg sudah belajar lebih duluan….

Yup, mulailah saya mngikuti berbagai macam perlombaan, memulai project2, membantu kakak2 angkatan yg sedang skripsi,,, dan kemudian saya sendiri yg mengambil skripsi…

 

Niatnya ingin lulus 3,5 tahun pada Februari 2009, tp sayang tidak terkejar,,,

Banyak yg meragukan, krn skripsi saya lumayan ribet (katanya)…

 

Yah memang saya sempat menemui kebuntuan,,,

Rasanya hampir putus asa, bingung mau minta tolong kpd siapa…

Saat sdg mncari siapa yg bisa menolong saya,,,,

Saya teringat,,, knp saya harus meminta tolong kpd manusia?

Cukup kpd Allah saja Tuhan yang Maha Kuasa,,,

dan ga berapa lama berdoa, alhamdulillah Allah berikan ide😀

 

Yup, semua masalah terpecahkan,,,,

Walo Februari tidak terkejar, alhamdulillah bisa lulus kurang dari 4 tahun pd bulan Mei 2009…

 

Jadi, yg sdg pusing dg byk masalah, trutama skripsi/thesis/disertasi,,,

Don’t worry be happy…😀

Ga perlu minta tolong kpd siapa2, kpd Allah saja,,,

syaratnya cuma 1, harus yakin😀.

Dan yakinlah, masih byk diluar sana yg lebih menderita dibandingkan kita,,,

 

Sesudah kesulitan itu ada kemudahan-kemudahan,

Ya tidak cuma 1 kemudahan, tp byk…

Jika keterlambatan adalah kesulitan, yakinlah Allah akan berikan kemudahan2 utk menyusul ktrlambatan kita dan kemudahan2 lainnya yg tidak pnh disangka2 sbelumnya….

 

Semoga bermanfaat ceritanya hehee😀