A Peaceful and Lovely Demonstration

I don’t know what’s wrong with media, especially International media, they are always (only) publish a side that looks bad of Islam.

Actually, what Muslim has done to them? or they are just afraid, you know some of the media are paid by the politician that has been ruled by illuminati’s power.

Well, I don’t want to talk about illuminati haha XD.

I’m sure, the media in some countries have been talked about demonstration on Friday, November 4th 2016 in Indonesia.

And I’m very sure they only publish about the bad side such as violent, clashes, burn, shots, etc.

But, actually, what is really happen? and why many people (about more than 2 million) from many regions come to Jakarta (only)?

You know, Indonesia is a big country, some of the demonstrators come from different city and island. They traveled a far distance only to come to Jakarta. Don’t you see it’s a very big problem? why people can be so angry?

And to come to such a far distance it would need a big passion. Yes, some of them even traveled using a bus and needed more than one day to arrive to Jakarta. Wow, they have so much energy and spirit.

What is the problem?

Because the governor of Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama or Ahok, has been talking about one verse in the Quran:

“O you who have believed, do not take the Jews and the Christians as allies. They are [in fact] allies of one another. And whoever is an ally to them among you – then indeed, he is [one] of them. Indeed, Allah guides not the wrongdoing people.” (Al-Maidah : 51)

He said: “Do not be fooled by people using Al-Maidah : 51 for not choosing me.”

It means that the verse is not true and indirectly said that the Quran is wrong. For us, Muslim, Quran is a way of life. If someone speaks like that, it means he has blamed Quran.

Continue reading “A Peaceful and Lovely Demonstration”

Pertolongan Allah itu Dekat dan Nyata

Kalau Allah sudah berkehendak dan membantu kadang jalannya benar2 tak terduga dan lucu.

Diberikan shortcut yang bisa mngalahkan orang lain yang udah usaha tanpa Allah, walaupun kadang usaha mereka lebih2 dari yang usaha dengan Allah.

Salah satu contohnya waktu saya berhasil nyium hajar aswad, yang tadinya ga ada niatan sama skali, tapi jadi pnasaran sama teman2 rombongan umroh yang udah beberapa orang mencoba beberapa kali tapi gagal, prestasi hanya sampai menyentuh besinya.

Lalu pas tawaf wada sebelum balik ke Indonesia, saya jadi pnasaran, masa iya sesulit itu, ini kan udah di baitullah, tinggal minta sama Allah.

Tapi memang nyatanya, daerah skitar hajar aswad ga pernah sepi, dikelilingi oleh kebanyakan pria besar2. Apalah aq ini yg kecil, pendek dan lemah bgni.

Sudah berkali2 dikasih tau mutawwif, kamu itu kecil, jangan coba2 kesana, bahaya, takut ada apa2.

Tapi pas tawaf wada makin pnasaran, ini bukan masalah ambisi, tapi ini waktunya membuktikan tauhid dan kepasrahan kepada Allah. Akhirnya sambil tawaf brdoa: “ya Allah jika engkau menakdirkanku untuk mencium hajar aswad, permudahkanlah jalanku”.

Selesai tawaf mencoba nyelip2 diantara kerumunan bersama satu teman umroh, namanya mbak Mimi.

Ternyata emg ga mudah, saya tergencet didepan pagar keramik sebelah hajar aswad, orang2 yang tinggi menghalangi oksigen, sudah hampir ga bisa napas, padahal hajar aswad cuma beda sejengkal.

Mencoba minta tolong polisi yang megangin tali kiswah yang ada didepanku, tapi beliau hanya memandang dan diam saja 😂, iyalah bapaknya lagi sibuk juga.

Continue reading “Pertolongan Allah itu Dekat dan Nyata”

Conference di Jepang 2015

Saya mau berbagi pengalaman conference di Jepang bulan Juli tahun 2015. Conference yang saya ikuti adalah ICSSE (International Conference on System Science and Engineering) 2015, di Iwate University, Morioka, Japan.

Apa sih itu conference dan bagaimana cara mengikutinya?

Conference atau seminar international, sebelumnya kita harus membuat paper (journal) sesuai dengan topik conference yang akan kita ikuti. Biasanya pendaftaran dilakukan beberapa bulan sebelum hari-H conference.

Kita bisa mencari negara, kota, dan topik untuk conference yang ingin kita ikuti. Beberapa conference ada yang meminta hanya abstrak tapi ada juga yang meminta full-paper untuk mendaftar. Klo ICSSE yang saya ikuti kemaren minta full-paper. Buat abstract/paper sesuai dengan syarat conference dan kita daftarkan (submit), kemudian kita akan diberitahukan lewat email apakah paper kita diterima atau tidak.

Jika diterima maka kita harus menyelesaikan paper sesuai dengan deadline yang telah ditentukan kemudian akan di review dan revisi sampai selesai 😀

Bagaimana dengan biaya?

Nah, di Taiwan ada yang namanya MOST (Ministry of Science and Technology) yang bisa memberikan support dana untuk conference. Kebetulan saya mendapatkan tiga sumber dana dari MOST, dari TASSE (Taiwan Association System Science and Engineering) dan dari professor atau lab saya tentunya.

Tapi belum tentu semua dapat, biasanya klo PhD student bisa lebih mudah mendapatkan support dari MOST.

Kemaren saya waktu daftar MOST salah pilih bidang (image processing), kebetulan professor saya ahli di bidang system control, jadi saya tidak mendapatkan rekomendasi dari reviewer, karena untuk bidang image processing tidak ada yang kenal dg prof saya.

Akhirnya saya ya sudah ikhlas mau bagaimana lagi, sudah tidak bisa mendaftar MOST, jadi saya pikir ya sudah saya akan berusaha bayar sendiri.

Continue reading “Conference di Jepang 2015”

Umroh Pertama 2015

indexAlhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur yang tiada henti kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan rezeki-Nya, sehingga saya diberikan kesempatan untuk datang ke dua kota suci-Nya, yaitu Madinah dan Mekkah, untuk menunaikan ibadah umroh.

Sebenarnya sudah cukup lama dulu tahun 2008 saya pernah bermimpi datang ke baitullah, sejak itu sering browsing2, cari2 harga umroh. Tapi rasanya dulu belum mampu dan masih sangat jauh untuk pergi kesana.

Tapi memang, ketika Allah sudah berkehendak, tak ada yang bisa menghalangi, dan sebaliknya jika Allah tidak meridhoi, tak ada yang bisa memberikan jalan.

Tadinya saya mau menabung dari bulan September 2014 sampai April 2015 untuk menunaikan umroh pada bulan Juli, tapi siapa sangka, tiba2 asisten professor saya datang dan memberitahukan bahwa beasiswa saya diberikan hingga bulan April, alhamdulillah baru niat sudah dilancarkan oleh Allah.

Mulai mendekati tanggal 15 Februari saya mulai menata hati, jangan sampai tersia2kan waktu2 istimewa disana dg pikiran yg tidak2, menata sikap, dan tentunya menulis doa-doa secara detail.

Saya menggunakan jasa travel Al-Alamain Nusantara yang bertempat di Bintaro, Tangerang. Alhamdulillah orang2 travelnya masih muda2 dan cekatan, sehingga walaupun saya berada di Taiwan, segala urusan administrasi bisa ditangani dengan baik dan cepat tanpa kekurangan apapun, terima kasih kepada Al-alamain, mas Rizky, mbak Lia, mbak Jihan, dan mas Ziad yang sudah sangat membantu persiapan2 saya dan byk kemudahan2 yg diberikan alhamdulillah, semoga lancar dan sukses terus travelnya.

Ketika perjalanan dari Jakarta sampai Arab Saudi, jamaah dibimbing oleh mas Ziad, jadi alhamdulillah jamaah tinggal santai2 heheee, semua sudah ada yg mengurusi, kita tinggal mengikuti arahan. Termasuk ketika di Madinah dan Mekah ada ustadz2 yang membimbing jamaah untuk beribadah, dan ketika dalam perjalanan ada yang bisa nyeritain sejarah tempat2 yang kita lewati.

Continue reading “Umroh Pertama 2015”

Bazaar NCU

Pada dies natalis NCU atau National Central University 国立中央大学, Zhongli, Taiwan, 24 Mei 2014, Persatuan Pelajar Indonesia atau PPI NCU ikut meramaikan dengan membuka stand bazaar.

Kita membuka 3 stand, stand pertama NCU MC atau Muslim Club. Di stand ini kita menyiapkan baju-baju muslim untuk pria dan wanita bagi siapa saja yang ingin mencoba, tentu saja akan dibantu untuk memakainya, dan ternyata orang-orang Taiwan sini cukup tertarik untuk tampil beda mengenakan baju muslim. Kita juga menyediakan jasa gratis untuk membuat kaligrafi nama, cukup susah sih menulis nama china ke dalam huruf arab :D. Dan yang paling banyak diminati adalah inay atau henna, mungkin karena seperti tattoo dengan motif yang cantik (sulur, daun, dan bunga2), ladies2 Taiwan maupun student international lainnya tertarik untuk mencoba, dan tentu saja gratis :D.

Stand kedua, kita menjual aneka macam souvenir dari indonesia, ada gantungan kunci, dompet batik, seruling mainan, dan kopi aceh. Di stand ini kita memperkenalkan permainan tradiotional seperti lompat tali karet, bekel, yoyo, dan congklak.

Stand ketiga, ini yang paling menarik, karena kita menjual makanan Indonesia, hehee :D. Pembelinya bukan saja pengunjung bazaar tapi juga anak2 Indonesianya sendiri :p. Karena makanan2 dan cemilan kita beli dari warung Indonesia yang ada di dekat kampus. Ada bakwan, risoles, pastel, putu ayu, klepon, mie aceh, pisang ijo, dan es buah, nah klo pisang ijo dan es buah ini panitia membuat sendiri :D.

Continue reading “Bazaar NCU”

Belajar Tauhid dari Ustadz Yusuf Mansur

Saya sering melihat Ustadz YM di TV tp jarang sekali benar-benar memperhatikan isi ceramah beliau, saya benar-benar mulai mengenal beliau ketika membeli bukunya yang berjudul Keajaiban Sedekah. Buku tersebut sangat bagus sekali, diterangkan dengan jelas dan mengena mengenai keajaiban sedekah, juga disertai dengan kisah-kisah nyata, setelah membaca buku tersebut saya semakin yakin tidak ragu sedikitpun untuk mempraktekkannya.

Saya adalah seorang wiraswasta yang menjual komponen dan modul-modul pembelajaran elektronika, serta saya juga mengerjakan proyek dibidang elektronika dan pemrograman. Saya mulai merintis usaha sejak lulus S1, waktu itu bahkan saya belum mengenal ustadz YM, hanya bermodal keyakinan pada Allah saya selalu meminta rezeki minimal 1 juta perbulan untuk hidup saya. Dan Allah mengabulkannya secara continuous sesuai dengan permintaan saya, tidak kurang dan tidak lebih. Kemudian saya mencoba meminta rezeki minimal 2 juta perbulan, begitu juga Allah mengabulkannya secara continuous, tidak kurang dan tidak lebih.

Setelah saya membaca buku Keajaiban Sedekah ustadz YM, dikatakan saya harus menjemput rezeki dengan sedekah dan shalat dhuha. Waktu itu saya bekerja sendirian, terkadang bekerjasama dengan teman, bahkan tidak dapat terpikirkan sedikitpun bagaimana caranya saya bisa mendapatkan rezeki lebih dari 2 juta rupiah. Tapi saya yakin, jalan keluar dari Allah itu luar biasa, tidak sama dengan pemikiran manusia yang terbatas. Akhirnya sambil mencoba mempraktekkan sedekah dan shalat dhuha, saya meminta rezeki lebih dari 3,5 juta perbulan. Selama 2-3 bulan Allah mengabulkannya. Lalu saya berpikir, apa berarti Allah mengabulkan sesuai dengan yang kita minta, karena ketika saya meminta rezeki sekian, saya dapatkan sekian, tidak kurang dan tidak lebih. Kemudian sambil terus meningkatkan sedekah, saya meminta rezeki yang terus meningkat 5-7 juta perbulan, dan Alhamdulillah Allah mengabulkannya.

Continue reading “Belajar Tauhid dari Ustadz Yusuf Mansur”